Kenali Ciri-ciri Stres Pada Anak Usia Dini

Kenali Ciri-ciri Stres Pada Anak Usia Dini
Kenali Ciri-ciri Stres Pada Anak Usia Dini. Stres bukan hanya dialami oleh orang dewasa saja, anak usia dini bahkan balitapun mengalami hal tersebut. Disaat anak belum bisa menyampaikan keluhannya membuat mereka mengalami stress. Dalam hal ini, orang tua memiliki tambahan kewajiban untuk memahami segala hal yang dibutuhkan oleh anak dan mencoba memahaminya dengan bijak.
  
Komunikasi menjadi hal yang paling penting dalam mengenali ciri-ciri gangguan stress pada anak. Dalam pengertian, stress adalah salah satu gangguan psikologis seseorang saat mengalami tekanan. Sebagai orang tua, menjadi kewajiban khususnya seorang ibu untuk memahami buah hatinya, termasuk menemukan cirri-ciri gejala stress yang dialami anak dengan sedini mungkin cirri-ciri anak yang sedang mengalami stres di antaranya adalah:


Ciri-ciri Stres pada Anak

Menangis
Saat anak menangis tanpa sebab yang jelas, sebagian orang tua memilih untuk terpancing emosi dan memarahi secara langsung. Hal tersebut semakin mengganggu psikologis anak dan membuatnya semakin tertekan. Mulailah untuk bersikap lembut dan bertanya dengan perasaan agar anak merasa lebih nyaman walaupun mereka sulit menggungkapkannya.

Enggan Patuh
Masa anak-anak adalah masa dimana mereka bisa bermain dengan teman-teman sebaya. Namun, saat orang tua memberikan banyak aturan bahkan larangan dan mereka diharusan untuk mematuhi semua yang diperintahkan tanpa mendengar pendapat meraka, maka mereka akan memutuskan dua hal. Melanggar perintah orang tua nya atau menuruti kemauan orang tua secara sepihak namun membuat anak stress.

Mendadak Hiperaktif
Dengan perkembangan jaman dan emansipasi wanita yang semakin tinggi membuat para ibu enggan untuk tinggal dirumah dan mengurus anaknya. Dengan menitipkan anak kepada pengasuh membuat orang tua tidak mengetahui perkembangan anak secara langsung. Disaat mereka stress dan mendadak menjadi hiperaktif, orang tua menganggap bahwa anak tersebut “nakal”. Tingkah anak yang berubah jadi hiperaktif karena stress cenderung cepat marah, triakitriak, melakukan keributan bahkan sensitive yang mana pada sesungguhnya mereka menginginkan perhatian lebih dari orang tuanya.

Murung
Ketika anak berdiam diri dan murung, ada kemungkinan mereka mengalami stress. Lihat ekspresi wajah anak saat merenung dan tenang, tidak nafsu makan, atau tidur yang tidak nyenyak. Kebiasaan dan juga sikap anak-anak yang sedang stres pada umumnya berubah. Mereka cenderung lebih bergantung dan mengharapkan perhatian pada orang tua dan enggan melakukan aktivitas dengan orang lain, bahkan teman sebayanya.

Sakit
Pahami sakit pada anak, layaknya orang dewasa anak pun mengalami sakit yang tidak jauh berbeda dengan orang dewasa. Berikan perhatian lebih saat anak sakit dan menginginkan kasih sayang yang lebih dari orang tua nya. Anak akan stress saat harus diurus orang lain selain orang tua atau bahkan ibu nya saat mereka membutuhkan kasih sayang langsung dari orang tersayang.

Menjadi orang tua memang harus cerdas dan bijak dalam memahami anak, namun permata hati anda akan mengalami stress yang tidak diinginkan jika komunikasi dengan buah hati tidak sejalan. Anak usia dini dengan orang dewasa memilki organ tubuh yang sama, walaupun secara pemikiran memilki perbedaan yang cukup jauh. Kenali lebih jauh cirri-ciri anak yang mengalami stress dan bertindak positif demi kebaikan si buah hati. Baca juga Mengatasi bayi sering cegukan.

Berlangganan untuk email update gratis: